Senin, 09 September 2013

Masyarakat



Gotong Royong di Masyarakat

Gotong royong adalah bekerja bersama- sama dalam menyelesaikan pekerjaan dan secara bersama- sama menikmati hasil pekerjaan tersebut. Atau suatu usaha atau pekerjaan yang dilakukan tanpa tanpa pamrihdan secara sukarela oleh semua warga menurut batas kemampuan masing- masing.

          Gotong royong merupakan salah satu warisan budaya peninggalan nenek moyang kita yang masih dilestarikan terutama oleh masyarakat di pedesaan. Mungkin untuk daerah perkotaan juga masih ada kegiatan tersebut tetapi sudah sangat jarang.

          Dalam gotong royong memuat nilai kebersamaan, persatuan, rela berkorban, tolong menolong, sosialisasi dan nilai positif lain yang bisa berkembang seiring dengan adanya kegiatan yang dilakukan dalam masyarakat, dalam hal ini ya kegiatan gotong royong.

          Ada bermacam- macam kegiatan gotong royong yang ada di masyarakat/ di lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Salah satu contohnya yakni kegiatan gotong royong yang ada di sekitar tempat tinggal saya di dusun Nglipar lor, Nglipar. Pada hari Minggu, 25 Agustus 2013 kemarin diadakan kegiatan gotong royong membuat jalan setapak yang dilakukan oleh warga di dusun Nglipar lor RT 03 RW 03. Dua hari sebelumnya warga telah diberi tahu tentang kegiatan tersebut melalui undangan yang disampaikan oleh bapak RT.

          Gotong royong dimulai sekitar pukul 08.00 WIB di lokasi yang akan di buat jalan setapak untuk penghubung  dengan Rt tetangga. Awalnya kegiatan hanya dilakukan oleh warga RT 03 namun dengan sukarela warga dari RT tetangga turut membantu. Pada dua minggu sebelumnya juga telah dilakukan kegiatan gotong royong membersihkan tanaman liar yang tumbuh di selitar lokasi yang akan dibuat jalan sehingga pada hari Minggu kemarin pekerjaan menjadi lebih ringan.

          Para warga berbagi tugas menurut kemampuan masing- masing. Ada yang menyiapkan pasir, mengangkat semen, membuat adukan semen, menyiapkan pembatas, menata batu, mengangat adukan semen, dll. Sedangkan ibu- ibu menyiapkan minuman dan makanan untuk konsumsi, itu juga dilakukan sukarela.

          Semen sudah habis menandakan usai pula dengan kegiatan gotong royong pada hari tersebut. Kegiatan usai kira- kira pukul 11.30 WIB. Dengan raut muka lelah namun sumringah para warga beranjak pulang ke rumah.







         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar